iPad di Apple Store Amsterdam Tiba-Tiba Meledak

Share this Article

Dari laporan media setempat, ledakan berasal dari baterai iPad yang bermasalah. Dikutip dari BBC via Liputan6.com, Kamis (22/8), usai insiden tersebut, para staf dan pengunjung segera dievakuasi dan toko ditutup.

Beruntung, staf di toko resmi itu bergerak cepat. Usai ledakan, mereka segera meletakkan iPad ke dalam boks berisi pasir untuk mencegah api meluas.

Pemadam kebakaran juga dilaporkan segera melakukan tindakan penanganan sehingga tidak terjadi kerusakan yang lebih besar.

Kendati demikian, tiga staf Apple dilaporkan sempat mendapat penanganan medis karena menghirup asap.

Menanggapi kasus tersebut, Apple mengaku pihaknya masih melakukan investigasi mengenai penyebabnya.

“Staf kami berhasil melakukan evakuasi pengunjung secara cepat dan aman, kami juga akan membuka toko kembali dalam waktu dekat,” tutur Apple.

Peristiwa semacam ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, sebuah iPhone juga dilaporkan sempat meledak dan membuat panik pengunjung Apple Store di Zurich, Swiss.

Gara-gara insiden itu, seorang staf menderita luka bakar dan seisi toko dievakuasi. Perangkat iPhone yang belum diketahui serinya itu meledak karena baterainya mengalami overheating alias panas berlebihan.

Polisi mengevakuasi semua orang setelah seorang pegawai menderita luka bakar di tangannya saat mencoba mencabut baterai dari perangkat.

“Tiba-tiba saja perangkat tersebut meledak,” kata petugas kepolisian Kota Zurich kepada media setempat. Berdasarkan laporan kepolisian, petugas Apple Store mengatasi masalah ini dengan baik.

“Mereka memercikkan pasir kuasa di atas baterai yang mengalami overheating sehingga asapnya bisa hilang setelah menyalakan ventilasi,” katanya.

Polisi juga menyebut, selain petugas yang tangannya mengalami luka bakar, tujuh orang lainnya diperiksa meski tidak masuk rumah sakit.

Sampai saat ini, proses investigasi terhadap iPhone meledak masih dilakukan oleh petugas forensik Zurich Forensic Institute.

Sumber: liputan6.com

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *