Bill Gates Menyebut Steve Jobs Sebagai ‘Penyihir’ Yang Menyelamatkan Apple

Menurut Bill Gates, Steve Jobs adalah seorang penyihir yang memantrai orang-orang untuk membantu Apple bisa bertahan selama hari-hari tergelapnya perusahaan.


Pendiri Microsoft itu mendiskusikan gaya kepemimpinannya dengan Seteve Jobs. Keeduanya dikenal sebagai pemimpin tangguh yang menumbuhkan budaya kerja yang intens.

Gates mengatakan orang selalu meniru elemen negatif dari kepribadian pendiri Apple, Tetapi Steve Jobs juga seorang pemimpin unik yang membawa Apple dari keterpurukannya dan bisa bangkit kembali sebagai perusahaan yang paling berharga di dunia (sebelum Microsoft merebut mahkota itu tahun ini). Apple berada di ambang kebangkrutan ketika Jobs bergabung kembali dengan perusahaan pada akhir 90-an yang sekarang bernilai 1 triliun dollar.

Gates mengatakan Jobs memiliki cara unik untuk membalikkan kegagalan dengan “menggunakan mantra” baik pada stafnya sendiri dan pengamat luar. Gates menjatuhkan referensi Harry Potter ketika dia menyebut dirinya “penyihir kecil” karena bisa melihat “mantra” Jobs.

Satu contoh yang menonjol: Setelah salah satu pendiri Apple, Jobs, ia membangun sebuah perusahaan bernama NeXT yang membuat kegagalan komputer yang mahal. Namun, ia berhasil membawa perhatian luas ke NeXT dan menjual perusahaan ke Apple pada tahun 1996.

Jobs meninggal pada 2011, beberapa bulan setelah dia mengundurkan diri dari Apple karena komplikasi kanker pankreas. Jony Ive, desainer legendaris yang bekerja bersama Jobs untuk mengembangkan banyak produk andalan perusahaan, mengumumkan bulan lalu ia berencana untuk meninggalkan perusahaan itu juga.

Adapun budaya dalam Microsoft, Gates mengakui bahwa intensitas kadang-kadang pergi “terlalu jauh,” terutama di tahun-tahun awal perusahaan.

“Kami memiliki, sampai taraf tertentu, sekelompok orang yang dipilih sendiri yang sebagian besar laki-laki, saya akui, dan ya, kami cukup tangguh satu sama lain,” kata Gates. “Kami mengandalkan satu sama lain untuk bekerja dengan jam kerja yang sangat lama dan saya selalu ingin memberikan contoh terbaik untuk itu. Saya pikir intensitas itu, meskipun sedikit terlalu jauh, sangat bagus untuk usia 20-an, 30-an, 40-an.”

Sumber: MSN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *