Bikin Geleng-Geleng, Negara ini Melakukan Pembayaran Dengan Senyuman

Share this Article

Teknologi unik yang dibuat oleh China, penemuan ini bisa dibilang China merupakan negara yang setara dengan negara-negara barat.

Namun, dalam beberapa hal China jauh lebih ungguh melalui inovasi, apalagi didukung kondisi ekonomi yang dapat mengaplikasi beberapa teknologi dalam kehidupan.

Teknologi yang dikembangkan China ini sangatlah unik, bayangkan saja dengan senyuman bisa digunakan sebagai pembayaran. Pembayaran tanpa uang itu bisa dibilang sebagai teknologi tercanggih di dunia.

Namun, saat dunia berpikir bahwa teknologi tercanggih merupakan sebuah dompet digital di smarthphone, tapi justru China sudah masuk ke fase lebih canggih.

Mengutip dari China Daily, teknologi yang dirilis China sebagai alat pembayaran baru dinamakan Facial Payment Techonology atau bisa dibilang pembayaran melalui senyum wajah.

Mode pembayaran ini hanya berpose di depan mesin point-of-sale (POS) yang terpasang kamera untuk mendeteksi wajahmu.

Cara kerja mesinnya yaitu cukup mendaftarkan wajah kamu ke sistem pembayaran digital atau rekening bank. Pengenalan wajah sebelumnya telah digunakan di Tiongkok guna memantau kelakuan masyarakatnya.

Perusahaan pembayaran Alipay telah memanfaatkan teknologi ini, bahkan sudah menjangkau 100 kota sejauh ini. Bahkan perusahaan ini telah meluncurkan sistem ‘smile-to-Pay’, sejak 2017.

Selain itu, aplikasi WeChat yang penggunanya sekitar 600 juta juga merilis mesin serupa yang disebut ‘Frog Pro’ pada bulan Agustus.

Di Tianji, bahkan ada supermarket swalayan yang terkenal sebagai IFuree, yaitu kamera 3D yang digunakan memindahkan wajah pelanggan untuk sebagai pembayaran.

Meski teknologi ini terbilang menganggu privasi serta keamanan seseorang, justru di China banyak konsumen yang mendukung metode pembayaran ini.

IFuree juga mengklaim dengan cara ini sebenarnya melindungi privasi konsumen lebih baik, daripada memasukkan kata sandi secara manual yang berisiko besar dengan orang sekitar mereka.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *