West Tuding Marquez dan Rossi Curang Untuk Juara

Share this Article

Anthony West menuding Federasi Motor Internasional (FIM) telah mengatur pebalap Marc Marquez dan Valentino Rossi menjadi juara dunia di MotoGP.

Tudingan itu dilontarkan West lantaran dirinya tidak lolos dalam tes doping pada September 2019 lalu. Sehingga pebalap berusia 38 tahun ini tidak mendapatkan izin membalap.

Lantas West melontarkan kemarahannya melalui akun resmi instagram miliknya yang disertai postingan foto surat dari FIM.

Dalam ungguhan tersebut, West menulis untuk menjadi pemenang pebalap tidak harus bekerja keras, melainkan dengan membayar dollar.

“Mereka (FIM) mengizinkan Marc Marquez untuk membeli ECU (Engine Control Unit) miliknya,” ungkap West yang dikutip dari Gp One.

“Ketika tim Tom Luthi mengeluh, mereka mengatakan jika Spanyol harus memiliki juara baru. ‘Jadi kalian harus menerima di posisi kedua atau dibawahnya, atau kalian tidak pernah jadi pebalap dalam ajang MotoGP tahun depan,” ujar West.

Selain itu, di gelar juara 500cc Valentino Rossi juga ikut disinggung pebalap berusia 38 tahun yang pernah bergabung di tim Kawasaki saat di MotoGP. Di Era 500cc Rossi telah menjadi juara pada tahun 2001.

“Mereka membiarkan Rossi menggunakan ban khusus, untuk memenangi kejuaraan 500c, yang sudah disetting untuk trek mereka jalani,” ungkap West.

Rossi juga dituduh menggunakan ban motor sekelas ban yang digunakan helikopter. Dengan begitu, The Doctor tampil menawan.

“Jadi Valentino Rossi sanggup memenangi disemua kejuaraan, tapi yang kalian lihat itu palsu,” tegas Pria asal Australia itu.

“Jangan melihat disatu sisi saja, itu semua bisa direkayasa oleh mereka (FIM) bisa saja mereka mengontrol itu semua,” tutup Anthony West.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *