Virus Corona Bikin Kenaikan Tol Ditunda, Benarkah?

Share this Article

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan melakukan penundaan kenaikan tarif tol terkait adanya virus Corona yang menyebabkan kondisi perekonomian tidak baik.

“Saya rasa ini bukan waktu yang tepat, melihat kondisi ekonomi juga lagi nggak normal. Jangan sampai hal ini di-treat sebagai kondisi normal, nanti jika sudah waktunya juga kami akan naikan, saat ini di hold dulu. Karena hingga kini kondisi belum normal,” kata Basuki di kantornya, Jakarta, Selasa (10/3).

Basuki sebenarnya tak merujuk pada tekanan virus Corona tentang kondisi perekonomian saat ini. Tapi, kita harus lihat pada kondisi sektor pariwisata yang saat ini tertekan seperti wilayah Bali. Itu kan sudah jelas, membuktikan bahwa virus Corona ini merupakan fenomena yang bikin ekonomi Indonesia sedang tidak baik.

“Melihat ekonomi di Bali, hotel saja gajinya separuh. Saya sangat empati dengan hal itu,” tutur Basuki.

Namun, ia tidak memberi pernyataan yang pasti tentang sampai kapan penundaan ini dilakukan. Basuki mengatakan harus ada pertimbangan dari Kementerian PUPR untuk menaikan tarif tol, karena perlu meninjau dampaknya, jadi harus dilihat itu semua jika tetap dilakukan di tengah ekonomi yang sedang tidak baik.

“Kita lihat saja, nanti juga bakalan ada waktunya (bakal dinaikkan). Tapi melihat kondisi saat ini, pasti saya akan mempertimbangkan, nggak asal naikin, tapi lihat kondisi sekarang tidak normal, jadi saya ambil kebijakan,” tutup dia.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *