Rusia Krisis Populasi Anak, Pemerintah Janjikan Rp100 Juta, Untuk Beranak!

Share this Article

Negara Rusia terus menerus menggenjot tingkat kelahiran, Presiden Vladimir Putin bahkan telah menyiapkan USD 6.5 miliar (Rp89 triliun).

Menurutnya pertumbuhan  penduduk saat ini sangat penting demi masa depan Negeri Beruang Merah tersebut.

“Saat ini, jumlah kita itu mempengaruhi nasib Rusia dan prospek bersejarahnya,” ujar Putin dalam pidato negara, Rabu (15/1).

Saat ini Rusia sedang mengalami penurunan angka kelahiran, karena orangtua saat ini merupakan lahiran tahun 1990-an, bahkan angka kelahiran turun drastic akibat ketidakpastian ekonomi.

Vladimir mengaku bahwa situasi saat ini sangat sulit, bahkan ia menyarankan dana tersebut itu harus tertuju oleh keluarga yang berpenghasilan rendah, bahkan yang harus menerima dana besar itu keluarga yang banyak anaknya.

“Tugas historis kita adalah merespon tantangan ini,” ungkap Putin yang dilansir dari AFP.

Menurut Vladimir, kemiskinan itu membuat orang tidak berkeinginan untuk memiliki keturunan. Maka dari itu, ia menyodorkan insentif keuangan demi meningkatnya angka kelahiran di negaranya.

Bahkan dia terang-terangan dalam memberikan insentif, untuk semua perempuan yang melahirkan akan diberikan USD 7.600 (Rp103 juta). Namun, dana tersebut hanya sekali diberikan kepada keluarga yang memiliki dua anak.

“Nasib dan prospek sejarah Rusia itu tergantung kita semua yang ada disini. Jadi itu artinya berapa anak yang lahir itu merupakan generasi yang akan meneruskan sejarah negara,” tambah Putin.

Pada tahun 1990-an populasi Rusia turun drastis, saat itu ekonomi serta kondisi sosial sulit setelah runtuhnya Univ Soviet. Namun, setelah Putin menjabat Presiden sejak tahun 2000, ia telah menghadapi berbagai masalah demografi.

Bahkan sempat berupaya memperbaiki situasi tapi tidak berhasil, para ekonom sangat khawatir soal dampaknya, karena memiliki tenaga kerja lebih sedikit bagi ekonomi.

Sumber
Foto: google

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *