Presiden Jokowi Akan Copot Dubes RI Non Prestasi

Share this Article

Presiden Joko Widodo dengan tegas meminta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi agar membuat penilaian terhadap kinerja Duta Besar di berbagai negara.

Jokowi juga mengaku tak segan-segan untuk mendepak duta besar yang tak berprestasi. Hal ini dikatakan Jokowi pada rapat Kerja Kepala Perwakilan RI di Istana negara, Jakarta, Kamis (9/1).

“Saya minta agar bu menteri ada sebuah KPI yang jelas dan terukur. Prestasi itu dihitung dari angka-angka, ekspor naik berapa untuk China, untuk Afrika, untuk Amerika per duta besar, jadi jelas mana yang berprestasi mana yang tidak,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, KPI itu sangat diperlukan, agar Indonesia semakin maju. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyakini, nantinya dari penilaian tersebut, para duta besar akan termotivasi untuk berkerja, bekerja dan bekerja dengan baik.

“Jika tidak dilakukan seperti ini, negara tidak akan maju, harus ada evaluasi. Mana yang dikoreksi, diperbaiki, jika kita bekerja dengan cara KPI yang jelas pasti kesananya akan termotivasi,” tambahnya.

Menurut Jokowi, duta besar harus memperluas jaringan serta memetakan peluang yang ada dalam hal investasi.

“Para dubes harus berusaha cari peluang, memperluas jaringan seluas mungkin, kenali karakter pasar dan informasikan ke kementerian,” kata Jokowi.

Jokowi menginginkan jika para Duta Besar Indonesia yang berada di luar negeri, tidak hanya menjadi duta perdamaian, harus ada perubahan melainkan sebagai duta investasi.

“Saya berharap semuanya harus fokus kepada diplomasi ekonomi, 70-80 persen kita harus fokus di situ, diplomasi ekonomi, itulah saat ini sedang diperlakukan negara kita. Sebab itu, penting untuk para duta besar sebagai duta investasi juga,” tutupnya.

Sumber
Foto: google

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *