Pemvrov DKI: Jembatan Ambruk Itu Bukan Proyek Kami, Tapi Itu Tugas PPK Kemayoran

Share this Article

Pemprov DKI menjelaskan bahwa proyek itu merupakan adanya sangkutan dengan tanggung jawab Pusat Pengelola Komplek (PPK) Kemayoran yang berada dibawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemengsesneg).

“Jujur saya belum melihatnya, tapi dari laporan teman-teman jika kejadian itu bukan pekerjaan Pemprov DKI Jakarta, itu merupakan pekerjaan PPK Kemayoran,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah.

Saefullah tidak banyak komentar atas kejadian itu, ia mengharapkan jika masalah tersebut segera diatasi. “Ya harapan kita semua, segeralah diatasi,” katanya.

Penyebab ambruknya jembatan di Utan Kemayoran itu karena badan jembatan masuk ke air danau. Direktur Utama PPK, Medi Kristianto mengatakan bahwa jembatan ambruk karena masih dalam proses pengerjaan.

Medi sangat prihatin atas kejadian tersebut dan meminta maaf kepada masyarakat atas ambruknya jembatan Utan Kemayoran. Dia juga bersyukur karena atas kejadian itu, tidak ada warga yang menjadi korban.

“Atas kejadian tersebut, hingga saat ini PPK Kemayoran masih mencari penyebab robohnya jembatan lengkung itu,” kata Medi dalam keterangannya, Minggu (22/12).

PPK Kemayoran berjanji untuk memperbaiki jembatan yang ambruk di Utan Kemayoran itu. Direktur Medi mengklaim pihaknya telah memanggil kontraktor dan konsultan pembangunan untuk menuntaskan kejadian tersebut.

“Saya telah bertemu dengan pihak kontraktor, konsultan perencana, serta konsultan pengawas pembangunan jembatan,” kata Medi.

Sedikit informasi, PPK Kemayoran adalah badan layanan umum, yang bekerja di bawah Kementerian Sekretariat Negara. PPK Kemayoran harus bertanggung jawab kepada Menteri Sekretaris Negara melalui Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara dan bertugas untuk melaksanakan kegiatan pengelolaan kawasan kompleks Kemayoran.

Sumber
Foto: google

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *