Pada Pilkada 2020, Mantan Koruptor Bebas Pilih!

Share this Article

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mempersilahkan untuk para mantan koruptor ikut dalam pemilihan tersebut. Keputusan tersebut memang berlaku karena ada aturan yang memperbolehkannya menurut Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

“Memangnya tidak ada lagi selain itu? Ya, memang aturan berlaku begitu, siapa pun punya hak (ikut Pilkada 2020), ya wajar-wajar saja, siapa pun bisa menilai,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

Terkait hal tersebut, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 18 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PKPU nomor 3 Tahun 2017 tentang Pecalonan Pemilihan Gubernur dan wakilnya, Bupati dan wakilnya, serta Wali Kota dan wakilnya.

PKPU sendiri sudah ditetapkan pada 2 Desember 2019, oleh sebabnya, Pasal 4 PKPU nomor 18/2019 yang berbunyi jika persyaratan calon kepala daerah itu untuk semua masyarakat termasuk terpidana korupsi.

Sebelumnya PKPU Nomor 7/2017 berbunyi, hanya mengatur larangannya untuk para mantan koruptor, bukan mantan bandar narkoba atau kejahatan seksual.

Terkait hal mengakomodasi mantan koruptor itu, namun KPU akan menambahkan pasal di dalam PKPU nomor 18/2019, nantinya untuk semua partai tidak mengutamakan mantan korupsi untuk ikut pilkada, aturan itu dituangkan dalam Pasal 3A Ayat 3 dan 4.

Hal serupa bahkan diungkapkan Saut, untuk mengingatkan semua partai politik tentang proses kaderisasi, harusnya mereka bisa menekan Sistem Intergritas Partai Politik (SIPP) saat merekrut para kader.

“Itu yang kami sebut SIPP. Anda harus jelas rekrutmen dan kaderisasinya bagaimana. Itu isu pencegahannya,” ujarnya.

Bahkan Saut menambahkan, dalam menerbitkan kebijakan KPU harus bisa lebih teliti untuk kedepannya. Pasalnya untuk masyarakat sekarang sudah paham dengan nama-nama politik yang cerdas serta berintergritas.

“Jika ditanya, politik cerdas itu seperti apa, berintergritas adalah orang yang memiliki track record-nya jelas. Itu saja terkadang bisa terjadi sesuatu, apalagi yang tidak jelas,” ungkap Saut Situmorang Wakil Ketua KPK.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *