Tulisan Tangan Lirik Lagu ‘Hey Jude’ the Beatles Laku Rp 14 Miliar

Share this Article

Paul McCartney adalah salah satu anggota dari kelompok musik The Beatles, ia menulis sebuah tulisan di kertas yang berisi lirik lagu “Hey Jude”. Menariknya, tulisan tangan Paul telah mengundang perhatian kolektor untuk memiliki sebuah kertas lirik lagu itu dan hingga akhirnya laku terjual US$910 ribu atau sekitar Rp 14 miliar.

Dilansir dari english.alarabiya.net, kertas bertulis lirik lagu yang dibuat oleh Paul itu bahkan banyak peminat untuk membawa pulang. Melalui online kertas itu dijual oleh balai lelang Julien di California, Amerika Serikat, pada Jumat (10/4) untuk merayakan ke-50 tahun berdirinya group musik the Beatles.

Tak disangka, lagu “Hey Jude” yang menjalani proses rekaman pada 1968 di Kota London di Trident Studios itu terjual dengan harga yang fantastis, bayangkan saja lima kali lipat yang diperkirakan sebelumnya.

Seperti yang diketahui, Balai lelang Julien saat ini telah menjual lebih dari 250 memorabilia the Beatles secara online, terkait adanya pandemi virus Corona. Meski, saat ini Covid-19 belum selesai, banyak para kolektor musik di belahan dunia membuat penawaran dari item yang dilelang yaitu gitar, bahkan lebih banyak lagi barang langka warisan the Beatles yang sudah ada tanda tangan mereka.

The Beatles adalah band yang berasal dari Inggris yang pada hari Jumat (10/4), genap berusia separuh abad. Sebagian penikmat musik menyebutnya salah satu band yang berpengaruh di dunia. Hadirnya lagu “Hey Jude” itu setelah keretakan antara John Lennon dengan istrinya Cynthia karena beredar isu Lennon main belakang dengan selebriti dari Jepang, Yoko Ono.

Terciptanya lagu “Hey Jude” sebenarnya ini untuk menenangkan putra Lennon yaitu Julian, karena sedih kenapa orang tuanya harus bercerai. Atas kejadian yang menimpah Lennon dengan istrinya dan akhirnya lagu tersebut di beri judul “Hey Jude”.

Dalam lelang online tersebut, terjual pula drumhead dengan logo Beatles dengan harga US$ 200 ribu atau Rp 3,1 miliar. Benda itu digunakan dalam tur pertama kali kelompok tersebut ke Amerika Serikat pada 1964.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *