Syarat Wajib lockdown, Indonesia Sanggup Nggak?

Share this Article

Dampak virus Corona berbagai negara telah mengambil langkah lockdown karena sudah meluasnya wabah virus Corona atau Covid-19. Tapi, apakah Indonesia sanggup melakukan sama seperti di negara lain?

Apalagi melihat masyarakat Indonesia yang sangat banyak, itulah yang menjadi pertanyaan Indonesia dalam melakukan lockdown. Sebab, tak sembarangan loh, bisa-bisa dampak dari lockdown ini masyarakat tidak bisa melakukan aktivitasnya.

Menurut Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Muhammad Edhie Purnawan menuturkan terkait soal lockdown. Karena menurutnya memang perlu dilakukan, tapi perlu diperhatikan lagi jika Indonesia memutuskan mengunci atau isolasi wilayah.

Bukan masalah kecil jika lockdown dilakukan, karena masyarakat harus diperhatikan juga. Memang dengan adanya isolasi, masyarakat pasti akan ada ketidaksetujuan melihat mereka harus membiayai keluarganya.

“Jika dilakukan, masyarakat harus mendapat kompensasi dan melakukan kerja sama dengan pengusaha, agar memastikan kebutuhan masyarakat selama dua minggu itu tersedia dan cukup hari ke hari tanpa ada kelangkaan di pasar, toko tradisional dan supermarket, pemerintah harus memperhatikan itu,” kata Edhi.

Edhie juga mencontohkan di Filipina, saat keputusan Presiden Duterte bekerja sama dengan konglomerat, San Miguel Corporation dan Ayala Corporation dalam menyediakan ransum.

Nah, dengan adanya lockdown itu akan menghentikan kegiatan ekonomi hingga dampaknya negara harus memperhatikan dari sisi ekonomi, seperti memenuhi kebutuhan masyarakat terutama kebutuhan pokok di wilayah yang terkena lockdown.

“Jangan asal ambil tindakan tanpa persiapan yang cukup. Lockdown semua transportasi di Wuhan membuat sekitar penduduk yang berjumlah sekitar 50 juta terkunci di Wuhan Bahakan tak bisa kemana-mana,” tutur dia.

Meski begitu, yang harus diprioritaskan itu kesehatan, jika dilakukan lockdown. Maka yang harus dilakukan yaitu berkoordinasi dan berkerja sama antara pemerintah dengan kalangan bisnis untuk menjaga kesehatan masyarakat secara masif selama 24 jam sehari. Dan yang terpenting masyarakat harus terpenuhi kebutuhan pokok yang tersedia secara pasti.

Mungkin tanpa adanya kompensasi seperti ini, lockdown akan membawa masalah besar terhadap kesehatan masyarakat.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *