Virus Terbaru, G4 EA H1N1 Bikin Khawatir Dunia…

Share this Article

Belum usai dengan adanya virus corona atau Covid-19, bahkan masih bertambah orang yang positif. Baru-baru ini justru ditemukan virus flu babi oleh peneliti dengan sebutan G4 EA H1N1.

Yang bikin mencekam yaitu bahwa virus ini mungkin dapat menyebar ke antarmanusia bahkan bisa menjadi pandemi. Bahayanya, virus flu babi ini diperkirakan menular melalui udara.

Mengutip dari BBC, virus ini pertama kali ditemukan di rumah pada pemotongan babi di China. Anehnya, meski adanya vaksin virus ini justru peneliti mengklaim ternyata itu juga tak bisa melindungi virus tersebut.

“Kita sekarang memang fokus pada penanganan pandemi Covid-19, tapi masalah ini tak bisa disepelekan karena berpotensi menyerang manusia dan berbahaya,” kata Prof Kin-Chow Chang dari Universitas Notthingham di Inggris pada BBC.

Yang perlu dicatat, pandemi flu ini bisa terjadi kapan saja, bahkan jika strain baru muncul dan virus juga bisa menyerang dari orang ke orang. Karena adanya fakta tersebut, peneiti berusaha agar vaksin flu diubah untuk menjamin keselamatan manusia.

Tapi di sisi lain, kepala Departemen Kedokteran Hewan, Prof James Wood di University of Cambridge mengatakan bahwa virus G4 EA H1N1 akan datang kapan saja, sehingga ini merupakan sebagai pengingat dalam menyimpan manfaat.

“Kita mesti sadar bahwa akan terus menerus menghadapi risiko munculnya patogen baru dan itu bisa saja terjadi pada hewan ternak yang lebih sering berinteraksi dengan manusia dibandingkan hewan liar,” kata Prof Wood.

Virus G4 EA H1N1 ini dianggap mirip dengan flu babi 2009, tetapi ada beberapa perubahan baru di dalamnya. Jadi, bisa dikatakan bahwa virus baru ini ‘evolusi’ dari flu babi yang pernah menyerang dunia pada 2009.

Sejauh ini, virus flu babi baru ini tidak menimbulkan ancaman besar, tetapi Prof Kin-Chow Chang dan rekan-rekan yang telah mempelajarinya mengatakan bahwa virus ini adalah salah satu yang harus diawasi.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *