Usai Merampok, Pelaku Ini Mengucapkan Terima Kasih

Share this Article

Cerita unik bikin geleng-geleng kepala, lantaran pencuri ini mengucapkan terima kasih usai membobol kios dan konter Purnama di Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua, kawanan pencuri ini berjumlah tiga orang.

Ada-ada saja ya guys, mungkin tiga pencuri ini orang baik tapi karena kebutuhan jadi berbuat jahat. Bahkan yang menariknya, kok ada ya setelah mencuri mereka mengucapkan terima kasih, wah perlu di cap jempol nih, eits tapi namanya pencuri ya tetap tindakan jahat ya guys jangan ditiru.

Dari aksi yang dilakukan, mereka telah menggasak pulsa senilai Rp 2 juta, Play Station (PS) 2, dan minuman soft drink bahkan di curinya, wah mungkin buat stok di rumahnya kalo ya. Lebih lucunya lagi, pencuri ini malah mengucapkan terima kasih kepada korbannya.

Menurut pemilik kios, Husni (49) belum diketahui jelasnya pukul berapa pelaku melakukan aksinya. Yang jelas saya sedang melaksanakan sholat subuh, kemungkinan aksi tersebut pukul 03.00 hingga pukul 04.00 WIT.

Menurutnya, pelaku membobol kiosnya dengan mencongkel jendela kamar yang berada di bagian belakang yang tidak berteralis, bahkan mereka juga merusak grendel pintu kamar.

Sayangnya, pelaku yang mengacak-mengacak kios tersebut tak menemuka barang berharga satu pun di lemari, kecuali di laci kios tempat menaruh handphone merek Nokia, Sonny Ericsson, dan Motorola disimpan.

“Dari ketiga ponsel itu, berisi pulsa senilai lebih dari dua juta. Karena baru saya isi untuk bisnis jual pulsa, tapi bukan itu saja, satu buah PS 2, rokok, dan minuman semua ludes,” tuturnya.

Husni saat itu sangat ketakutan, saat itu ia dan anaknya berada di kamar lantai satu. Ia sempat mendengar aksi pencuri itu beroperasi, tapi karena takut mereka hanya berdiam diri di kamar, apalagi di kios itu tak ada laki-laki.

“Sebenarnya saya sempat teriak, tapi pencuri itu tak menghiraukan. Bahkan yang lebih anehnya, mereka (pencuri) justru berteriak mengucapkan terima kasih atas barang ini,” kata Husni.

Selain itu, pelaku juga berusaha membuka pintu yang dipakai tidur Husni dan anaknya, karena dikunci akhirnya mereka tak sanggup membukanya.

“Mereka akhirnya ke jendela bagian depan serta menggedor-gedor jendela tersebut,” jelasnya.

Karena pelaku sudah mengetahui keberadaan Husni serta mengenalnya, akhirnya mereka pergi. Tak lama kemudian, setelah kejadian itu pelaku mengirim pesan melalui ponsel yang dikirimkan ke nomor ponsel anggota keluarga Husni yang berisi. “Ponselnya akan saya kembalikan, dan saya melakukan ini karena terpaksa”. Atas kejadian ini Husni ditaksir rugi sebesar Rp 8 juta rupiah.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *