Sekeluarga di Cianjur, Diganggu Oleh Makhluk Gaib Hingga Merusak Perabotan Rumah

Share this Article

Kisah aneh dialami Yanih (47) lantaran mengalami teror horor oleh makhluk halus. Kemudian ia dan keluarganya diungsikan di rumah tetangga untuk menghindari teror, kejadian ini terjadi di Kampung Citengkor, Kabupaten Cianjur, kabarnya dalam sepekan terakhir diteror oleh makhluk halus.

Anehnya, mungkin secara umum susah dipercaya, teror yang dialaminya itu bukan sekedar menampakkan bayangan saja loh. Bahkan pemilik rumah mengaku perabotan dilempar hingga dirusak oleh makhluk gaib itu, sebab itu mereka diungsikan karena khawatir mencelakakan.

“Saat ini mereka sudah diungsikan, melihat kondisi yang tidak memungkinkan dengan gangguan setiap hari,” ujar Kepala Desa Sukabakti Tatang, Rabu (1/7).

Meski diungsikan, Yanih tetap melakukan aktivitas di rumah seperti memasak serta merapihkan perabotannya. Ketika sudah menjelang malam Yanih lalu kembali lagi ke rumah tetangganya.

“Yang dikhawatirkan itu saat malam hari, takut nantinya kenapa-kenapa. Apalagi gangguannya kan sampai benda beterbangan dan terlempar, khawatirnya sampai terluka keluarga dari Yanih,” ucap Tatang.

Dengan adanya kejadian ini, Pemerintah desa akhirnya berniat memanggil ulama serta mengadakan pengajian di rumah Yanih. Acara tersebut demi keluarga Yanih dapat kembali ke rumahnya tanpa harus diganggu lagi oleh makhluk halus itu, sehingga kembali beraktivitas dengan nyaman.

“Kita lihat dulu untuk beberapa hari kedepan, jika masih mendapat laporan lagi pastinya kita akan mengadakan pengajian,” tutur Tatang.

Seperti diketahui, Yanih (47) dan keluarganya mendapat teror yang bisa dibilang aneh dan tidak masuk akal yaitu ditampakan bayangan misterius hingga perusakan perabotan oleh makhluk gaib.

Kejadian mistis ini terjadi di Kampung Citengkor, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bila dipikir pasti orang pada umumnya sangat tidak percaya. Tapi, Yanih mengaku bahwa gangguan itu sudah terjadi semenjak sepakan terakhir.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *