Opium, Bunga Yang Sangat Indah Tapi Mematikan

Share this Article

Pernah dengar tidak tumbuhan liar Papaver Somniferum (Apiun), tapi tumbuhan ini tumbuh musiman, loh. Biasanya tumbuhan ini disebut ‘Opium’ atau ‘Poppy’, sebagian orang memproduksi Apiun ini secara legal, tapi ladang Apiun sendiri masih dirahasiakan.

Lah, kan tumbuhan ini legal? Kenapa harus merahasiakan ladangnya. Nah, ada alasan karena tumbuhan liar ini terbilang sangat berbahaya bila dikonsumsi.

Ketika bunga-bunga tumbuh, nah disaat itulah sudah dibilang buah yang masak, penuai akan mulai menuainya dengan cara memotong tangkai buah tersebut.

Mengejutkan ternyata di dalam buah yang kaya akan alkaloid, memiliki butiran-butiran benih kering sebesar kapsul, dari benih inilah yang nantinya akan dipasarkan untuk dunia kuliner.

Hasil benih yang dipasarkan sering kali digunakan untuk membuat ‘snack bagels’. Meskipun ‘bagels’ tidak menimbulkan efek narkotika, anehnya kalau dikonsumsi bisa memicu reaksi positif setelah tes urine layaknya pengguna narkoba, serem kan? Apalagi kalau dikonsumsi, bisa-bisa disangka pemakai lagi.

Sementara buah opium bila dilukai dengan pisau itu akan mengeluarkan getah yang kenal berwarna putih. Nah, setelah kering getah itu berubah warna menjadi cokelat, barulah getah ini bisa dipasarkan sebagai opium mentah.

Kemudian opium yang mentah itu biasanya akan diproses secara sederhana untuk menjadikan candu agar siap dikonsumsi. Lain halnya kalau getah ini diekstrak lagi, bisa menjadi ‘morfin’, begitu juga morfin kalau diekstrak lagi akan menghasilkan ‘heroin’. Bahkan limbah ekstraksi bisa menjadi ‘sabu’ jika diolah lagi.

Nah sekarang sudah jelaskan, jika Apiun merupakan tumbuhan narkotika paling berbahaya. Tak sedikit orang mengkonsumsi dengan cara ditelan langsung hingga diminum bersama, kopi, teh atau dihisap bersama rokok dan syisya (rokok ala Timur Tengah).

Menurut survey, para pengonsumsi Apiun setelah memakainya badan akan merasa segar buga bahkan sanggup berimajinasi dan sangat percaya diri, tapi itu tak bertahan lama. Hingga akhirnya selang beberapa waktu kejiwaannya akan rusak hingga berakhir dengan tidur pulas, bahkan bisa koma.

Parahnya lagi! Kalau seseorang sudah ketergantungan dengan Apiun, risiko yang didapat tubuh lemah dalam menjalankan fungsi-fungsinya tanpa mengonsumsi Apiun. Bahkan dirinya akan merasakan kesakitan yang luar biasa, jika tidak mengkonsumsinya.

Selain itu kesehatan pecandu juga akan menurun drastis hingga otot-ototnya akan melemah, daya ingatan menghilang dan nafsu makan menurun. Berat badan akan digeragoti hingga menyusut, bahkan kedua matanya mengalami sianosis.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *