Kenapa Menggoreng Harus Dengan Minyak? Adakah Alternatifnya?

Share this Article

Siapa yang berani menyangkal kenikmatan makanan yang digoreng?

Makanan yang digoreng memang lezat, tetapi dapat menyebabkan masalah kesehatan besar.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah menggoreng makanan dalam minyak adalah satu-satunya cara untuk mencapai kenikmatan yang hakiki?

Jawabannya mungkin tidak sesederhana yang kamu harapkan.

Sebelumnya kita harus tahu mengapa kita menggunakan minyak untuk menggoreng makanan.

Minyak Goreng

Praktek menggoreng makanan telah ada setidaknya selama 2.500 tahun.

Jauh sebelum ayam gorengnya Kolonel Sanders nih!

Fenomena makanan ini juga telah menjadi bagian dari budaya Eropa barat selama lebih dari 700 tahun.

Pertanyaannya adalah mengapa menggunakan minyak sejak awal?

Jelas bahwa minyak lebih berharga daripada air, ada beberapa karakteristik minyak yang membuatnya jauh lebih layak daripada air.

Meskipun air dapat mendidih, seperti halnya minyak yang dibutuhkan untuk menggoreng, sulit untuk mendapatkan air di atas suhu 100 Celcius, kecuali jika terkena tekanan ekstrem.

Suhu itu tidak cukup tinggi untuk “menggoreng” makanan dengan baik, jadi air bukanlah pilihan.

Minyak nabati yang berbeda, seperti minyak biji rami, minyak biji kapas dan minyak kelapa, semuanya dapat digunakan untuk menggoreng makanan secara efektif, sebagian besar karena komposisi kimianya.

Terutama, titik didih dan asap minyak jauh lebih tinggi daripada air

Makanan yang dimasak menggunakan minyak goreng
credit

Yang Terjadi Ketika Menggoreng

Ketika makanan digoreng, beberapa hal berbeda terjadi pada saat bersamaan.

Pertama-tama, makanan yang digoreng biasanya dilapisi sesuatu seperti tepung maizena yang akan cepat garing ketika terkena suhu minyak goreng yang lebih tinggi.

Antara 140 dan 160 derajat Celcius akan terjadi reaksi spesifik (Reaksi Maillard) yang membuat rasa menjadi lezat dan penampilan gorengan berwarna coklat keemasan.

Pada saat yang sama, air di dalam makanan akan mulai mendidih dan berubah menjadi uap yang secara efektif dapat memasak makanan dari dalam ke luar dan memperkuat kerak kering di area luar makanan.

Cangkang renyah juga akan membantu menjaga sebagian uap itu terperangkap untuk memasak makanan lebih merata.

Pada dasarnya, jawaban singkat untuk pertanyaan “mengapa kita menggunakan minyak untuk menggoreng makanan” adalah karena minyak memiliki komposisi kimia yang ideal untuk menghasilkan reaksi yang tepat untuk menghasilkan hidangan yang lezat.

Apakah Ada Alternatif Lain?

Sekarang setelah kamu mengerti mengapa kita menggunakan minyak untuk menggoreng makanan, pertanyaan berikutnya adalah apakah ada opsi lain untuk menggoreng makanan yang akan sama lezatnya tetapi memiliki dampak yang lebih baik bagi kesehatan?

Sayangnya, jika kamu ingin makanan digoreng dengan benar maka minyak dan lemak alami adalah satu-satunya pilihan.

Minyak kelapa sebagian besar dianggap sebagai minyak tersehat untuk dimasak, tetapi kita harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal.

Minyak kelapa terutama terdiri dari lemak jenuh, sangat tahan terhadap panas.

Minyak Kelapa
credit

Artinya, minyak yang sama dapat digunakan berulang kali tanpa menurunkan kualitas makanan.

Saat memilih minyak untuk menggoreng makanan kamu, kamu harus memilih minyak yang memiliki rasio lemak jenuh yang tinggi dibandingkan lemak tak jenuh.

Selain minyak kelapa, termasuk minyak biji rami, minyak sayur dan minyak biji kapas dapat dijadikan pengganti.

Tentunya jadi akan sedikit berbeda dalam hal biaya dan rasa, tetapi warna cokelat keemasan dapat kamu raih.

Jika tidak ingin rasa makanan kamu terpengaruh usahakan menggunakan minyak dengan rasanya ringan atau netral.

Minyak zaitun, minyak kacang dan minyak alpukat juga merupakan alternatif yang sangat baik untuk minyak sayur yang membosankan jika kamu menginginkan pilihan yang sedikit lebih sehat dalam hal keseimbangan lemak.

Minyak nabati lebih disukai, tetapi lemak hewani juga memiliki hasil yang sama baiknya untuk menggoreng.

Risiko Menggoreng dengan Menggunakan Beberapa Jenis Minyak

Meskipun kamu bisa bereksperimen dengan minyak yang kamu gunakan untuk menggoreng, ada beberapa minyak yang harus dihindari karena kandungan lemak tak jenuh yang sangat tinggi.

Kentang goreng, dimasak menggunakan minyak goreng
credit

Ini sering disebut minyak nabati industr. Minyak ini kurang tahan terhadap panas dan lebih cenderung melepaskan racun ketika digunakan untuk menggoreng pada suhu tinggi.

Beberapa minyak yang harus selalu kamu hindari termasuk minyak safflower, minyak biji anggur, minyak bunga matahari dan minyak jagung

Kesimpulan

Memasak menggunakan minyak sampai saat ini adalah cara paling baik dalam menggoreng makanan.

Tetapi perlu diketahui bahwa ternyata ada minyak-minyak tertentu yang lebih baik ketika digunakan untuk menggoreng seperti minyak kelapa dan lain-lain seperti yang dijelaskan di atas.

sumber
sumber
sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *