Jadi Tempat Kuman, Apakah Uang Penular Virus Corona?

Share this Article

Siapa sih yang enggak mau uang? Mungkin enggak ada! Pasti semua orang menyukainya, bahkan bukan orang saja loh yang suka dan uang ternyata sebagai tempat bakteri kuman hingga virus itu bercokol, loh!

Sudah tidak kaget lagi, jika penelitian di London Metropolitan University dan situs money.co.uk menemukan bukti bahwa uang tunai itu adalah salah satu media penyebar berbagai jenis kuman yang berbahaya.

Penelitian yang dipimpin Profesor Mikrobiologi, Dr Paul Matewele bersama mahasiswanya. Mereka melakukan praktek, melakukan 36 sampel dari uang kertas dan koin yang dipilih secara acak. Kemudian para mahasiswa dari London Metropolitan University menganalisa semua bakteri-bakteri di dalam sampel tersebut, itu dilakukan selama delapan Minggu.

Dari hasil pengamatan mahasiswa, ditemukan satu bakteri di dalam sampel yang berbahaya staphylococcus, kuman ini bisa mengakibatkan penyakit tulang, sendi, jantung, hingga infeksi paru-paru.

Di sisi lain, ternyata pandangan sama juga diungkapkan oleh Amesh Adalja, akademisi senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins University, Amerika Serikat.

Uang yang selalu dipegang orang itu bisa sebagai alat penukar berbagai kuman, bakteri virus, duh bahaya dong? Enggak jika rajin mencuci tangan, termasuk setelah menyentuh uang.

Namun, terkait virus Corona atau Covid-19, dia menjelaskan bahwa uang sama sekali bukan sumber utama penyebaran virus berbahaya ini. Jadi, untuk kalian enggak perlu khawatir tertular virus Corona setelah memegang uang.

“Karena virus Corona ada virus pernapasan, jadi penyebarannya ya melalui batuk, bersin dan cipratan (air liur) yang keluar dari tubuh manusia, bahayanya muncratan itu sanggup mengangkat jarak 2 meter,” kata Adalja.

Maka dari itulah, mereka yang mengalami gejala flu sangat dianjurkan untuk menggunakan masker agar tidak menularkan kuman dan virus. Hal itu juga dianjurkan dalam menghindari virus, termasuk Covid-19.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *