Guys! Ternyata Rambut Botak, Rentan Kena Corona, loh!

Share this Article

Seluruh dunia dikejutkan dengan munculnya wabah Covid-19, bahkan sampai detik ini belum ditemukan vaksi yang mampu mengusir virus tersebut.

Parahnya, virus yang sudah meluas ke berbagai negara ini terus menerus menularkan orang. Seperti banyaknya pasien terpapar virus tanpa disadar, lalu menularkan ke orang lain.

Maka, situasi seperti ini menjadi perhatian orang untuk bisa bertahan melawan Corona. Mengejutkannya, hal lain tak diketahui banyak orang, baru-baru ini peneliti menunjukkan bahwa orang botak ternyata lebih rentan terkena gejala Covid-19 yang lebih buruk, mengapa?

Mengutip The Health Site, menurut tim peneliti dari Brown University menghasilkan studi yang sudah dilakukan bahwa mengamati pola kebotakan pria itu berpengaruh meningkatkan risiko pria terpapar Covid-19 yang parah.

Dr. Carlos Wambier adalah penulis utama studi ini yang berpendapat bahwa androgen, hormon pria bertanggung jawab atas kebotakan, itu adalah salah satu titik potensial dari Coronavirus baru dalam sel tubuh.

Disisi lain, ada dua studi terpisah di Spanyol menujukkan adanya korelasi bahwa kebotakan pria dan Covid-19. Salah satu penelitian dari American Academy of Dermatology mengulas adanya 122 pria positif Corona yang dirawa di rumah sakit di Madrid, 79 persen rata-rata mereka memiliki kepala plontos karena rambutnya rontok.

Studi kedua yang diterbitkan oleh Journal of Cosmetic Dermatology juga telah menemukan 71 persen pasien pria yang positif itu rambutnya botak. Meski begitu, mereka tak ingin membenarkan hasil temuannya, karena mereka memerlukan lebih banyak penelitian serta bukti yang kuat untuk menarik kesimpulan yang pasti.

Di sisi lain, di seluruh dunia, memang pria lebih banyak yang terinfeksi Corona ketimbang wanita. Hal tersebut diketahui karena standar kebersihan pria lebih rendah jika dibanding wanita yang lebih bersih.

Menurut anda, bagaimana? Setelah membaca ulasan di atas, apakah gaya hidupmu dirubah atau masih jorok? Tulis komentarmu.

Sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *