Aneh! Meski Ditembak 150 Peluru, Pria Ini Masih Hidup dan Lihat Bekasnya…

Share this Article

Fenomena yang sangat mustahil, seorang pria bernama Joe Clarke (33) asal Fairways Consett, County Durham, Inggris, selamat dari maut karena mendapat serangan brutal dari orang yang tak dikenal.

Dia selamat, namun ia mengalami luka serius akibat peluru yang menembus kulitnya. Setelah berada di rumah sakit, dokter yang menanganinya angkat tangan karena peluru yang menembus tubuh tidak bisa dikeluarkan, sebab menembus organ vitalnya.

Joe pun diprediksi oleh tim medis, tidak sanggup bertahan lama dan diperkirakan dengan keadaan yang sangat parah akan segera meninggal dunia atau paling lambat 25 tahun lagi.

Kejadian terjadi pada Desember 2007, saat itu dua orang yang tak dikenal dengan membawa senjata, tanpa pikir panjang melepaskan semua peluru ke Clarke ketika baru membuka pintu untuknya.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah Clarke yang berada di Inggris, peluru yang dimuntahkan oleh kedua pelaku menembus tubuh Clarke seperti punggung, leher, hingga kepalanya. Beruntungnya, Clarke masih mampu melarikan diri meski dengan keadaan parah hingga akhirnya tetangga yang melihatnya berhasil menyimpan dikediamannya.

Melihat luka Clarke, tetangganya langsung syok! Dan langsung menyelamatkan dengan membawanya ke rumah sakit, setelah situasi di luar aman. Sayang, dokter tidak dapat mengambil peluru ditubuhnya, karena menembus organ vitalnya.

Akibatnya Clarke harus ketergantungan dengan obat selama sisa hidupnya, serta harus rutin memeriksa kondisi organ vitalnya. Menurut dokter yang menangani Clarke, beruntung karena tetangganya dia masih bisa terselamatkan.

Setelah kejadian itu, pihak kepolisian menyelidiki atas apa yang menimpah Clarke. Setelah luka membaik, ia pun diintrogasi oleh polisi untuk memberikan informasi terkait kejadian yang menimpah ya.

Proses penyelidikan berlangsung hingga delapan bulan, akhirnya kasus yang ditimpah Clarke terungkap. Pihak kepolisian menjelaskan bahwa kasus tersebut adalah permasalahan dengan mantan kekasihnya.

Pihak kepolisian mengungkapkan ada lima pria dinyatakan terlibat dari aksi rencana pembunuhan terhadap Clarke.

Namun, pengadilan yang menangani kasus pembunuhan Clarke sangat kebingungan hingga akhirnya tidak menemukan bukti dan pengadilan seperti mengalami jalan buntu. Itu semua juga disebabkan oleh pihak kepolisian yang memunculkan banyak tanda tanya.

Para terdakwa yaitu Paul Railton (23), Gary Railton (42), Simon Cairns (20), Neil Spoor (39), Stanley dan Abbie Whitehead (23) menolak tuduhan tersebut, karena tidak ada bukti oleh pihak kepolisian. Sehingga mau tidak mau, pengacara Paul Donoghue harus membebaskan mereka karena tidak ada bukti yang kuat dalam tuduhan polisi.

Hingga akhirnya kasus Clarke kini berada di bawah investigas Komisi Komplain Kepolisian Independen.

Sumber: berbagai sumber

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *