Atasi Rasa Minder dan Malu, Begini Caranya!

Share this Article

Memiliki sifat malu memang relatif, tapi kalau malu itu berlebih itu sangat tidak wajar. Secara naluri pemalu merupakan kesadaran jika diri mereka sudah terlewatkan dari orang lain.

Sifat malu bahkan membuat kesempatan hilang, kurang mendapat kesenangan atau selalu terkucilkan di hubungan sosial. Bahkan bisa membawa kerugian, namun kamu yang memiliki sifat ini, jangan berkecil hati!

Pada dasarnya formula dari rasa malu itu terdiri dari ‘kita sendiri’ serta ditambah dengan rasa gugup. Kamu harus tahu, sifat malu juga itu dapat mempengaruhi fisik, loh! Dengan membajak ketenangan logis, rasa malu merupakan kombinasi dari kegugupan sosial dan pengkondisian sosial.

Kami berseru, akan memberi solusi untuk mengatasi rasa malu ini. Kamu hanya butuh belajar bersikap rileks dalam sosial dan mencoba menjauhkan dari terlalu berpusat pada diri sendiri, memberi ruang serta mempraktekan untuk berani berbicara. Nah, disini ada beberapa hal yang kamu bisa lakukan, yuk simak.

1.Pikirkan tentang cara kamu merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah Anda kenal, dimana Anda bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat Anda bertemu kenalan baru, begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri Anda memudar.

2.Hindari terlalu memperhatikan diri sendiri. Tentu, kamu boleh sedikit memikirkan tentang bagaimana kamu akan melewatkan perbicangan dengan orang banyak, tapi jika seluruh fokus sudah tercurah pada kata-kata sendiri dan perasaan kamu, selanjutnya kamu akan mulai merasa gugup sendiri.

Tapi ingat, apa yang dikenakan oleh orang lain dan buat catatan tersendiri, dengarkan apa yang mereka perbincangkan, bayangkan dimana mereka tinggal, buat sebuah garis besar atau ingat-ingat nama mereka. Hal ini bukan hanya memberi kamu bahan perbincangan, tapi juga mencairkan ketegangan dalam bersosialisasi dan membuat perasaan kamu lebih tenang.

3.Buat pertanyaan terbuka ke semua orang , karena banyak orang yang lebih senang bicara tentang diri mereka sendiri, dan temukan sebuah topik yang membuat orang lain tertarik. Apa yang membuat mereka tertarik akan membuat perbicangan berjalan menyenangkan bagi semua orang. Selalu ajukan pertanyaan yang memungkinkan jawaban lebih dari ya/tidak.

4.Berhenti memikirkan segala sesuatu yang bukan apa-apa, pikiran ‘pasti begini/pasti begitu’ tertuang saat Anda mengalami emosi. Orang-orang yang sedang depresi, marah dan gelisah melihat kenyataan dari hal-hal ini dengan perbedaan yang ektrim. Bagi orang yang sedang marah ‘Anda salah’ dan ‘mereka benar,’ orang yang marah akan melihat dirinya ‘gagal’, sedang yang lain ‘berhasil.’

5.Nikmati waktu kamu, hindari apapun dalam mengatakan sesuatu tanpa dipikir dulu. Ajukan pertanyaan, dan jika mendapat pertanyaan. Anda dapat mempertimbangkan jawaban terlebih dahulu sebagai tanggapan Anda, jangan asal menjawab tanpa berpikir. Jawaban yang diluncurkan dengan perlahan merupakan cara bersikap santai.

Itulah tips dalam mengatasi sifat minder atau malu, mungkin dari kamu bisa melakukan hal seperti yang di atas, tulis komentar jika ada yang dipertanyakan.

Sumber: berbagai sumber
Foto: google

Share this Article


Artikel Lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *